Teknologi & Informatika
Mobile App (Android)
inkalusiai (aplikasi untuk membantu penggunaan penyandang disabilitas)
PREVIEW & GALLERY
TENTANG KARYA
1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ini berkembang sangat pesat, namun penerapannya sering kali belum menyentuh aspek kesetaraan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Banyak inovasi digital yang mengabaikan kebutuhan kelompok penyandang disabilitas atau pengguna dengan keterbatasan fisik tertentu, sehingga menciptakan kesenjangan digital (digital divide).
Aplikasi InklusiAI lahir sebagai respons atas permasalahan tersebut. Nama "Inklusi" sendiri diambil dari konsep inklusivitas, yaitu sebuah pendekatan untuk membangun lingkungan dan teknologi yang terbuka, ramah, dan melibatkan siapa saja tanpa terkecuali. Proyek ini dirancang untuk membuktikan bahwa teknologi AI tidak hanya diciptakan untuk kemudahan umum, melainkan juga harus adaptif dan mampu menjadi jembatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas—seperti tunanetra dan tunadaksa—agar mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam berinteraksi dengan dunia digital.
2. Tujuan
Mewujudkan Aksesibilitas Teknologi: Menyediakan platform digital yang ramah pengguna (user-friendly) bagi semua kalangan, termasuk masyarakat dengan keterbatasan fisik.
Mengoptimalkan Peran AI dalam Kehidupan Sehari-hari: Memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu mobilitas, komunikasi, dan pengenalan lingkungan bagi pengguna secara real-time.
Mendukung Gerakan Inklusi Digital: Menjadi salah satu referensi aplikasi lokal yang menerapkan standar aksesibilitas tinggi demi tercapainya kesetaraan hak digital di Indonesia.
3. Fitur Utama
Aplikasi ini mengintegrasikan 5 fitur utama yang bekerja secara sinergis:
Chat AI (Asisten Pintar Terintegrasi): Asisten virtual berbasis teks yang adaptif untuk membantu memberikan solusi informasi, menjawab pertanyaan, dan menyelesaikan tugas harian pengguna.
Text-to-Speech (Konversi Teks Menjadi Suara): Fitur penunjang yang mengubah output teks di layar menjadi suara digital jernih, sangat krusial bagi penyandang disabilitas netra agar dapat menerima informasi tanpa hambatan visual.
Speech-to-Text (Konversi Suara Menjadi Teks): Mengubah input suara dari mikrofon langsung menjadi teks secara otomatis, memungkinkan pengetikan tanpa sentuhan tangan (hands-free) yang sangat membantu bagi penyandang tunadaksa.
Deteksi Objek (Object Detection): Fitur berbasis computer vision yang memanfaatkan kamera ponsel untuk memindai dan mengidentifikasi benda-benda di sekitar secara langsung, membantu orientasi lingkungan pengguna.
Custom Background (Personalisasi Antarmuka): Fitur estetika dan kenyamanan visual yang memberikan kebebasan pengguna untuk mengganti latar belakang aplikasi demi meningkatkan User Experience (UX) yang personal.
4. Teknologi yang Digunakan
Bahasa Pemrograman & Framework: Dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Java dalam lingkungan pengembangan Android Studio sebagai core utama sistem aplikasi mobile.
Kecerdasan Buatan & Computer Vision: Memanfaatkan library OpenCV dan model pembelajaran mesin untuk pemrosesan citra digital digital serta deteksi objek secara real-time.
API & Integrasi Layanan: Menggunakan integrasi mesin Speech bawaan untuk pemrosesan konversi suara-teks, serta sistem manajemen kontrol kode berbasis Git dan GitHub untuk pengelolaan repositori project.
5. Manfaat Karya
Bagi Pengguna Umum: Memberikan efisiensi tinggi melalui fitur asisten pintar dan kemudahan input suara (hands-free) di tengah mobilitas yang padat.
Bagi Penyandang Disabilitas: Memberikan kemandirian baru bagi teman-teman tunanetra dan tunadaksa dalam berkomunikasi, mendapatkan informasi tulisan lewat audio, serta mengenali objek fisik di sekitar mereka secara mandiri.
Bagi Dunia Akademik & Teknologi: Menjadi bukti nyata implementasi ilmu teknik informatika yang berfokus pada nilai kemanusiaan, sosial, dan inklusivitas sosial melalui produk teknologi tepat guna.
Video Demo
DISKUSI 0
🏷️
INFORMASI
Platform
Aplikasi Mobile berbasis Android (Android Package / APK)